3 Langkah Penting Cara Merawat Softlens Agar Awet Dan Tetap Aman Digunakan

https://2.bp.blogspot.com/-BvDhlJ6CbHs/WfBBcsThP4I/AAAAAAAAANE/CHs9EC-hNNwzD4GgFAbOgUbxhdiUAY1mwCLcBGAs/s72-c/akibat%2Bmemakai%2Bsoftlens.jpeg click to zoom
Ditambahkan 05.57
Kategori Artikel
Harga @Softlens atau lensa kontak sudah menjadi bagian dari gaya hidup manusia modern. Tak hanya sebagai pengganti kacamata untuk mereka ya...
Share
Hubungi Kami
Beli Sekarang

Review 3 Langkah Penting Cara Merawat Softlens Agar Awet Dan Tetap Aman Digunakan


@Softlens atau lensa kontak sudah menjadi bagian dari gaya hidup manusia modern.

Tak hanya sebagai pengganti kacamata untuk mereka yang memiliki gangguan penglihatan ringan sampai sedang, kini softlens juga dianggap sebagai pelengkap kosmetik.

Softlens biasa digunakan untuk mempercantik atau menciptakan ilusi mata yang lebih lebar.



Selain itu, penggunaan softlens memang lebih praktis dan aman untuk mereka yang memiliki aktivitas tinggi. Risiko lensa yang tergores, retak, atau gagang yang patah juga jadi lebih rendah dengan softlens.

Saat ini softlens atau lensa kontak mudah didapatkan di pasaran, baik melalui rekomendasi dokter, optik, atau lewat situs e-commerce. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau dan dengan variasi produk yang sangat beragam.

Namun perlu diperhatikan cara penggunaan softlens yang tepat agar tidak mengganggu kesehatan mata. Selain itu cara menyimpan dan membersihkannya pun harus benar agar softlens awet digunakan.

Berikut ini kami rekomendasikan beberapa cara tepat untuk menggunakan, membersihkan, dan menyimpan softlens yang disarankan oleh para ahli kesehatan.

Cara tepat menggunakan softlens:

  • ·         Selalu cuci tangan sebelum memakai dan melepas softlens

Kebersihan jari-jari tangan penting untuk diperhatikan oleh para pengguna softlens. Pasalnya tangan bisa menjadi media penyebaran kuman ke lensa softlens.

Jadi pastikan tangan sudah dicuci bersih dengan sabun antiseptik sebelum memakai dan melepaskan softlens.

  • ·         Lepaskan softlens saat mandi dan berenang

Usahakan agar softlens tidak pernah terkena air biasa. Bahkan air keran yang terlihat bersih pun bisa mengandung bakteri atau logam yang bisa merusak lensa.

Biasakan untuk melepas softlens sebelum mandi atau berenang.

Jika kamu terlanjur lupa melepaskan softlens saat mandi, segera cuci dengan cairan pembersih. Sebaiknya softlens juga dilepaskan sebelum tidur. Tentunya Anda tak ingin softlens tak bisa dilepaskan dari kornea seperti yang terjadi pada seorang wanita di Inggris beberapa waktu lalu.

  • ·         Gunakan obat tetes mata yang aman untuk softlens

Mereka yang memiliki mata mudah kering biasanya disarankan untuk menggunakan obat tetes mata secara berkala agar bisa menggunakan softlens dengan nyaman.

Jika Anda termasuk salah satunya, pastikan untuk menggunakan cairan tetes mata yang aman sesuai untuk softlens. Cairan tetes mata yang tidak sesuai bisa membuat softlens tidak nyaman digunakan atau mengubah warnanya.

Dan jangan sekali-kali menggunakan air keran untuk membasahi lensa.

  • ·         Hindari riasan berlebih di tepian mata bagian dalam

Karena semakin banyak wanita yang menggunakan softlens sebagai bagian dari riasan, tak heran jika eyeshadow atau eyeliner masuk ke mata dan menodai softlens.

Anda bisa menggunakan softlens sebelum atau sesudah merias wajah.

Tetapi pastikan agar Anda tidak menggunakan terlalu banyak produk riasan di kelopak mata bagian dalam. Terutama eyeliner di bagian bawah mata yang mudah menodai bola mata jika tidak diaplikasikan dengan hati-hati.

Berikut Videonya :


Cara tepat membersihkan softlens:

  • ·         Pastikan tangan sudah dicuci bersih

Walaupun kamu akan menggunakan cairan pembersih dengan disinfektan untuk mencuci softlens, pastikan tangan sudah bersih dari kuman terlebih dahulu. Cuci bersih tangan dengan sabun antiseptik untuk menyingkirkan kuman, residu kotoran, atau minyak yang menempel di jari-jari tangan.

  • ·         Gunakan cairan pembersih yang direkomendasikan oleh dokter

Ada berbagai jenis larutan pembersih lensa kontak yang bisa didapatkan di pasaran.

Mulai dari cairan protein removal, enzymatic cleaner, multipurpose solution, larutan saline (garam antiseptik), hingga hidrogen peroksida. Untuk menghindari risiko infeksi, selalu gunakan cairan pembersih yang disarankan dokter mata atau optik.

Larutan garam antiseptik atau saline juga sebaiknya tidak digunakan secara terpisah. Cairan ini lebih cocok digunakan dengan tablet pembersih atau alat pembersih khusus.

Jika digunakan dengan tangan, bisa jadi justru tidak dapat membersihkan dengan sempurna. Pada akhirnya akan menyebabkan iritasi saat softlens dikenakan kembali. Ingat, mata adalah bagian tubuh yang sangat sensitif.

  • ·         Gosok lembut lensa untuk membersihkan secara maksimal

Meskipun softlens yang kamu gunakan memiliki keterangan ‘no rub’ pada kemasannya, FDA menyarankan untuk menggosok lensa agar lebih terjamin kebersihannya.

Letakkan softlens di telapak tangan, kemudian gosok perlahan dengan beberapa tetes cairan pembersih. Hati-hati agar lensa softlens tidak sampai robek.

  • ·         Jangan menggunakan cairan pembersih yang sudah bersentuhan dengan softlens

Jangan biasakan untuk menggunakan larutan pembersih softlens lebih dari sekali. Langsung buang begitu sudah digunakan dan pakai larutan yang baru untuk pencucian berikutnya.

Kandungan disinfektan dari cairan yang sudah digunakan umumnya sudah berkurang, sehingga tidak bisa membersihkan kuman dengan sempurna. Jadi pastikan untuk menggunakan cairan pembersih yang belum dipakai untuk mencuci softlens sebelumnya.

  • ·         Cuci jika softlens terasa tak nyaman saat digunakan

Jika softlens terasa tak nyaman saat digunakan, kemungkinan ada debu atau partikel mikro lainnya yang menempel di lensa. Jangan dibiarkan saja, sebab objek tak terlihat ini lama-kelamaan bisa menggores lensa sekaligus kornea mata Anda.

Lepaskan softlens dan cuci dengan cairan pembersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Setelah itu barulah softlens aman untuk dikenakan kembali.
Harap diingat, aturan untuk mencuci softlens yang dipaparkan di atas tidak berlaku untuk softlens sekali pakai. Jangan pernah mencuci dan menggunakan soflens sekali pakai lebih dari sehari. Lensa kontak seperti ini hanya boleh dipakai sehari saja.

Cara tepat menyimpan softlens:

  • ·         Pastikan kebersihan tempat penyimpanan softlens terjaga

Setelah mencuci softlens, buang cairan pembersih. Setelah itu cuci tempat penyimpan softlens dengan air panas dan keringkan dengan tisu bersih.

Air keran yang terlihat jernih bisa saja mengandung bakteri Acanthamoeba di dalamnya. Dan bakteri ini bisa bertahan hidup sampai bertahun-tahun meskipun di tempat kering.

Idealnya tempat penyimpanan softlens dibersihkan minimal sekali setiap hari. Ganti dengan wadah yang baru setiap 3 bulan atau lebih.

  • ·         Letakkan wadah penyimpan di tempat sejuk

Setelah dibersihkan secara seksama, simpan wadah softlens di tempat yang memiliki kelembapan cukup dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari tempat yang terlalu lembap agar tidak menjadi tempat berkembang biak jamur.

  • ·         Ganti softlens setiap 2-3 bulan sekali

Masing-masing merek dan jenis softlens memiliki kualitas beragam. Masa pakainya pun berbeda-beda. Namun alangkah baiknya jika softlens yang biasa dipakai setiap hari diganti dengan yang baru setiap beberapa bulan sekali.

Perhatikan baik-baik petunjuk mengenai masa kadaluarsa softlens pada kemasan dan patuhi anjuran di dalamnya.

Itulah beberapa cara paling tepat untuk memakai, membersihkan, dan menyimpan softlens. Patuhi setiap langkah agar softlens yang Anda miliki tidak menjadi sarang kuman.
Selain itu, proses pembersihan dan penyimpanan yang benar juga bisa menjadikan softlens lebih awet.

Tentunya bisa membuat Anda menghemat anggaran kesehatan mata lebih banyak.

cara merawat softlens




Komentar