Jangan Salah! Ini Cara Memakai Softlens Yang Aman Dan Akibat Memakai Softlens Sembarangan

https://2.bp.blogspot.com/-lIyKqjecUKA/WeX9hsTjPnI/AAAAAAAAALg/cLOL8HeC5nQcSqKZRL6FabExSw7vydmvQCLcBGAs/s72-c/cara%2Bmemakai%2Bsoftlens.jpg click to zoom
Ditambahkan 06.05
Kategori Artikel
Harga @ Jika Anda adalah seorang yang suka memakai softlens, entah karena memang memerlukannya untuk membantu penglihatan, atau sekedar untuk ber...
Share
Hubungi Kami
Beli Sekarang

Review Jangan Salah! Ini Cara Memakai Softlens Yang Aman Dan Akibat Memakai Softlens Sembarangan

@Jika Anda adalah seorang yang suka memakai softlens, entah karena memang memerlukannya untuk membantu penglihatan, atau sekedar untuk bergaya kekinian, tentunya dengan menggunakan softlens yang memiliki berbagai warna bisa menjadikan mata Anda menjadi lebih indah.

Menurut data yang dirilis oleh situs Asiaone, orang Asia lebih menyukai lensa kontak kosmetik atau yang bisa mengubah warna mata.

Namun sebaiknya saat Anda memakainya, perhatikan juga cara memakai yang aman.

Sehingga dengan demikian tidak ada efek samping atau bahaya yang ditimbulkan.

Ada banyak orang yang dalam pemakaiannya melakukan dengan sembarangan sehingga berbagai masalah muncul, yang tadinya mata sehat menjadi tidak sehat dan yang sudah rusak menjadi lebih rusak.


  • A.    Cara Memakai Softlens Yang Aman



cara memakai softlens yang aman


Agar Anda bisa memakai softlens dengan aman tanpa menimbulkan efek samping, maka Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut.



1.     Agar Mata Tidak Perih


Sebelum Anda menggunakan softlens, maka perlu Anda ketahui bahwa mata adalah salah satu indera yang sangat sensitif sehingga ketika ada debu halus yang masuk ke daerah mata sedikit saja maka mata Anda akan terasa perih, bukan?

Nah, lalu bagaimana saat Anda memasukkan benda asing seperti softlens yang akan menempel pada bagian mata Anda dalam beberapa waktu?

Jika Anda tidak menggunakannya dengan benar maka tentunya softlens tersebut akan terasa mengganjal di bagian mata, membuat tidak nyaman dan juga perih.

Cuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh lensa kontak atau mata Anda. 

Sebaiknya kuku tidak terlalu panjang agar tidak menggores lensa, atau Anda bisa gunakan alat kecil holder untuk memasukkan softlens ke mata Anda (1 paket kaida).

Jangan pernah menggunakan air keran untuk membersihkan lensa. Hanya gunakan cairan pembersih khusus softlens.


2.     Faktor Pemula

    Banyak pertanyaan masuk mengenai pemakaian softlens untuk pemula, atau baru pertama kali memakai softlens. Faktor ini juga bisa menjadi masalah yang membuat pemakaiannya menjadi tidak aman.

    Sebaiknya saat Anda pertama kali menggunakan softlens, Anda di dampingi dengan orang lain yang sudah pernah menggunakan softlens.

    Sehingga orang yang sudah berpengalaman tersebut bisa membantu mempraktekkan terlebih dulu, dan Anda bisa memperhatikan bagaimana cara yang benar dalam menggunakan softlens agar lebih aman.

    Tak jarang pemula sering gagal pada percobaan pertama saat menggunakan softlens.

    Agar mengurangi resiko pada mata Anda maka sebaiknya Anda benar-benar tahu bagaimana caranya untuk menggunakan softlens sebelum Anda mempraktekkannya sendiri.

    Berikut video yang bisa Anda lihat :



    3. Faktor Make Up / Kosmetik


    Cheny Lee OD, FIACLE, dari Johnson & Johnson sebagai ahli softlens se-Asia Tenggara, mengungkapkan "Ketika sedang mengenakan softlens sekaligus makeup mata, harap tidak boleh lebih dari 8 jam. Anda boleh pakai eyeliner dan maskara tebal, eye shadow menor, ataupun bulu mata palsu, asalkan memahami urutan pemakaiannya," saran Cheny.

    Lebih lanjut, Cheny pun membeberkan aturan gunakan softlens saat pakai makeup, yang dimulai dari pakai softlens yang sebelumnya dipastikan sudah terjaga higienitasnya, lalu baru aplikasikan semua riasan mata, namun tetap berhati-hati jangan sampai mencolok atau partikelnya jatuh ke dalam mata.

    Hal yang sama juga berlaku ketika kita akan membersihkan makeup, sebaiknya Anda melepaskan softlens terlebih dulu baru menghapus sisa makeup sampai bersih.



    4.     Faktor Higienitas

      Karena nantinya akan ada benda asing yang akan ditempel di area mata maka tentunya kebersihannya harus sangat di jaga, jangan sampai pada softlens Anda menempel debu atau bakteri yang bisa membuat mata Anda menjadi iritasi karenanya.

      Maka dari itu sebelum Anda menggunakan  softlens, Anda juga harus mempersiapkan beberapa hal yang dibutuhkan untuk perawatan softlens tersebut. 

      Hal yang Anda harus persiapkan itu adalah cairan softlens dan tetes mata softlens yang keduanya bisa Anda pesan disini.

      Cairan pembersih (solution) softlens memiliki banyak variasi, ada yang hanya membilas, membunuh kuman, untuk mata sensitif, atau membasahi mata untuk meningkatkan produksi air mata.

      Setiap produk tersebut mengandung pengawet yang bisa kadaluarsa atau mengiritasi mata.

      Karena itu hindari memakai produk yang sudah lewat masa pakainya. Selain itu, hindari kebiasaan memindahkan solution ke wadah kecil saat traveling karena bisa meningkatkan resiko kontaminasi.

      "Setiap produk softlens memiliki cara membersihkan yang berbeda," kata dr Tri, Ketua Contact Lens Center di Jakarta Eye Center.



      5.     Kondisi Softlens Yang Sempurna

        Satu lagi yang harus Anda perhatikan adalah dengan cara menggunakan softlens yang berkualitas baik dan masih layak pakai.

        Anda cek dahulu pada bagian softens tersebut apakah ada kerusakan / sobek atau tidak karena bisa membuat mata Anda menjadi iritasi.



        • B.    Akibat Memakai Softlens Sembarangan






        Jika dalam menggunakan softlens Anda tidak hati-hati maka hal itu bisa sangat berbahaya bagi kesehatan mata Anda dan menimbulkan banyak resiko. Berikut beberapa kondisinya.


        1.     Saat Tidur Dan Berenang
          Sebaiknya Anda tahu kapan Anda harus melepaskan softlens yang sedang Anda gunakan.

          Contohnya pada saat sedang tidur dan berenang.

          Tidur dengan masih memakai softlens akan membuat kornea kekurangan oksigen. "Itu sama seperti tertidur dengan  kantong plastik menutupi kepala Anda," kata Dr. Rebecca Taylor, juru bicara Akademi Ahli Mata Amerika (AAO).

          Pada tahun 2012, riset di jurnal Ophthalmology menunjukkan bahwa risiko terkena keratitis (radang kornea) akan meningkat 6,5 kali lipat karena menggunakan kontak lensa selama tidur.

          Hal ini tidak akan terjadi bila si pengguna melepas kontak lensanya menjelang tidur.

          Beberapa waktu yang lalu terdapat kasus yang menggemparkan dimana seorang model harus kehilangan penglihatan karena sering menggunakan softlens bahkan saat tidur sekali pun.

          Sehingga karena kebiasaannya tersebut akhirnya membuat matanya menjadi rusak.

          Begitu pula pada saat Anda sedang berenang, bisa saja mata Anda kemasukan air padahal saat itu Anda sedang mengenakan softlens.



          Badan pengawas makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan untuk selalu melepas penggunaan softlens saat melakukan kontak apapun dengan air.
          Manny Alvarez, praktisi kesehatan asal New York menjelaskan, softlens memiliki pori sehingga dapat menyerap bakteri dan senyawa kimia yang ditemukan di air.
          "Penyerapan inilah yang memicu infeksi, iritasi, dan kondisi yang berpotensi mengancam jiwa," ujar kontributor kesehatan di Fox News ini.
          Penggunaan softlens saat berenang mungkin akan menimbulkan gejala seperti mata merah, iritasi, nyeri, atau mata sensitif terhadap cahaya. Jika sudah mengalami gejala ini, maka sebaiknya seseorang segera mencari penanganan.


          2. Softlens Terbalik

            Selain durasi penggunaan softlens, keluhan ketidaknyamanan biasanya muncul karena lensa terbalik, masa pemakaian sudah habis, atau ada robekan pada lensa. Namun yang bahaya adalah jika kekurangan oksigen. Mata pun perlu beristirahat dan mengambil oksigen kembali,

            Rasa perih tidak akan bisa dihindari lagi saat hal ini terjadi, bahkan bisa menyebabkan penglihatan Anda menjadi kabur selama beberapa saat. Jangan sampai penglihatan yang kabur itu menjadi permanen.


            3.     Softlens Kadaluarsa

            Biasanya pada saat Anda membeli softlens maka akan ada batasan waktu dimana Anda bisa menggunakan softlens itu saat tersegel.

            Untuk masa pakai, ada softlens yang hanya bisa digunakan sehari, sebulan, 3 bulanan, 6 bulanan dan ada juga softlens yang bisa digunakan selama setahun setelah segel dibuka.

            Anda harus memperhatikan tanggal kadaluarsa dari softlens yang Anda kenakan sehingga saat softlens itu sudah melewati batas kadaluarsanya jangan menggunakannya lagi.


            4.     Penerbangan jarak panjang

              Dalam penerbangan jarak panjang yang memakan waktu lebih dari 8 jam, ada baiknya Anda melepas softlens dan menggantinya dengan kaca mata. Turunnya kelembaban di dalam pesawat membuat mata Anda tak nyaman dengan softlens.





              Jika dibiarkan bisa berujung pada mata kering dan iritasi. Di perjalanan jangka pendek, teteskan cairan khusus untuk pengguna softlens secara berkala pada mata Anda.







              Komentar